Breaking News
Loading...

New Design

Gallery

Post By Leable List

Recent Post

Selasa, 18 Agustus 2020
no image

HiMATE – HYUNDAI Remote Management System oleh - excavatordoosan.xyz

Halo sahabat selamat datang di website excavatordoosan.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar HiMATE – HYUNDAI Remote Management System, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hyundai R850LC-9 dengan Teknology HiMATE sedang beroperasi di salah satu lokasi tambang batu bara di Kalimantan (Foto: HCEA)

HiMATE Remote Management System adalah teknologi sistem manajemen jarak jauh yang telah diperkenalkan dan dikembangan oleh Hyundai Construction Equipment sejak tahun 2002, dan terus menerus dilakukan improvement sesuai dengan kemajuan teknologi IT serta disesuaikan dengan kebutuhan para pelanggan. Aplikasi teknologi HiMATE ini memungkinkan customer untuk mendapatkan informasi secara lengkap mengenai kondisi alat-alat berat yang digunakan dari jarak jauh secara online melalui akses website di komputer desktop maupun melalui aplikasi HP Android atau Gadget lainnya.

Nyaman, mudah, dan sangat bermanfaat, HiMATE Remote Management System yang baru, dikembangkan oleh Hyundai dengan memanfaatkan teknologi Satellite serta GSM Mobile untuk menyediakan layanan terbaik bagi para pelanggan dengan tingkat layanan tertinggi dan ketersedian product support yang sangat baik.

"HiMATE menyediakan banyak sekali fitur yang sangat bermanfaat dan memungkinkan para pengguna untuk mengevaluasi kinerja mesin dari jarak jauh, mengakses informasi, melakukan diagnosis dan analisa data, mengontrol serta memantau lokasi mesin dengan satu sentuhan tombol pada perangkat hand phone, laptop, atau pun gadget lainnya dengan mudah," kata Yonathan Karyanto, Regional Sales Manager PT Hyundai Construction Equipment Asia.

Teknologi HiMATE sudah merupakan kelengkapan standar Alat Berat Hyundai mulai dari Hyundai Excavator kelas 10 ton hingga125 ton ( R140, R140, HX210, R330, R480, R850, dan R1250 ) juga Hyundai Wheel Loader dan Hyundai Forklift.

Yonathan menyebut dua sistem teknologi HiMATE – HYUNDAI Remote Management System, yaitu sistem Satellite – GPS dan sistem GSM Mobile – GPS.

Keuntungan menggunakan Hi MATE

Yonathan menyebut tujuh (7) manfaat utama HiMATE bagi para pengguna Alat Berat Hyundai.

Operation History – Melalui fitur ini customer dapat memperoleh informasi operasi alat berat Hyundai secara terperinci, baik laporan harian, mingguan, maupun bulanan, seperti data jam putaran mesin RPM, jam kerja, track record perjalanan, konsumsi bahan bakar, sisa bahan bakar, Key On – Key Off, dan sebagainya. Dengan HiMATE akan lebih mempermudah pelanggan untuk melihat ringkasan laporan dari satu unit maupun beberapa unit sekaligus, sehingga mereka dapat mengetahui seberapa produktif alat bekerja.

Fleet Report – HiMATE dapat memberikan laporan armada bulanan dari alat berat Hyundai, seperti konsumsi bahan bakar dan kondisi kerja peralatan, apakah peralatan itu bekerja secara efektif dan produktif, atau lebih banyak travelling atau hanya idle saja, atau mungkin hanya stand by saja. Selain itu, HiMATE dapat memberikan laporan mengenai kondisi ECO Operation pada alat berat Hyundai, yang dapat disesuaikan dengan kondisi kerja alat berat, apakah itu kerja berat, sedang, atau ringan, sehingga dapat memandu operator atau site manager untuk menghemat biaya produksi dan tetap ramah lingkungan.

Fuel Management

Sistem Teknologi HiMATE – HYUNDAI Remote Management System, yaitu sistem Satellite – GPS dan sistem GSM Mobile – GPS (Gambar ilustrasi )

Konsumsi bahan bakar sangatlah penting untuk dimonitor. Dalam hal ini HiMATE memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memantau pemakaian bahan bakar, baik itu rata-rata pemakaian per jam, per minggu, maupun per bulan, serta dapat memberikan informasi berapa sisa bahan bakar di dalam Fuel Tank, sehingga pelanggan dapat dengan mudah mengetahui kapan mereka harus mengirimkan dan mengisi bahan bakar. Hal itu memudahkan mereka menghitung budget serta melakukan analisa biaya produksi mesin.

Maintenance Schedule & Service Status

Hyundai sangat concern terhadap product support dan pemeliharaan alat berat. Melalui HiMATE customer dapat mengetahui secara tepat jadwal Periodical Service atau perawatan berkala, seperti penggantian oli, baik di Engine, Hydraulic System, Swing Machinery dan Final Drive pada alat berat Hyundai Excavator, juga penggantian oli pada Transmission System dan Differential Axle pada alat berat Hyundai wheel Loader, Penggantian Air filter udara, Engine Oil, Hydraulic Oil, Water separator, Corrosion Resistor, dan lain-lain.

Dengan HiMATE para pelanggan dapat dengan mudah memonitor jadwal Periodical Service, melakukan Preventive Maintenance dan memonitor status pekerjaan perawatan berkala alat tersebut apakah sudah benar, tepat waktu, atau mungkin terlalu cepat atau bahkan mungkin terlambat service, sehingga dapat memudahkan mereka untuk melakukan analysis dan trouble shooting apabila terjadi masalah.

Notification Feature, Alarm Information & Machine Fault History

HiMATE menyediakan 4 jenis alarm (Fault, Boundary, Maintenance, Service Termination) dan pemberitahuan/notifikasi bisa dikirim melalui E-mail dan juga SMS. HiMATE dapat mengatur metoda pemberitahuan alarm tersebut, dan para customer dapat menerima informasi tadi melalui HP atau gadget tanpa harus membuka laptop/komputer.

Contohnya, apabila terjadi masalah pada saat alat beroperasi, maka secara otomatis HiMATE akan memberikan alarm peringatan, seperti Engine Overheat, Filter Clogging, System Error Code, Fuel Problem, Engine, Transmission & Hydraulic Oil Pressure, Engine, Transmission & Hydraulic Oil temperature, Coolant temperature dan sebagainya. Dengan demikian pelanggan dapat segera melakukan langkah Preventive untuk mengatasi masalah alat berat Hyundai tersebut. Selain itu, kita dapat dengan mudah memeriksa kembali informasi terperinci mengenai riwayat permasalahan pada alat berat itu, sehingga memudahkan tim teknis dalam melakukan trouble shooting.

Hyundai Fleet Monitoring & Machine Location

Laporan armada

Dengan teknologi GPS (Global Positioning System), HiMATE dapat memberikan informasi secara akurat mengenai lokasi Alat Berat Hyundai, baik satu unit atau beberapa unit sekaligus pada peta digital HiMATE. Data Lokasi ini dapat ditampilkan berupa peta digital, citra satelit, atau pun berupa koordinat GPS, termasuk garis lintang, garis bujur, kota, negara dan wilayah. Jika alat berat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain, kita dapat dengan mudah melacak lokasi alat berat Hyundai dimanapun dan kapanpun dengan mengklik menu Machine Travel pada HiMATE.

Geo-fencing & Theft Prevention

Melalui fitur keamanan ini HiMATE menawarkan manfaat yang sangat besar bagi perusahaan rental alat berat. Dengan mengaktifkan lokasi Geo-fencing, pengguna dapat mengetahui posisi serta dapat memprogram batasan area geometri secara virtual untuk mencegah alat berat Hyundai meninggalkan area geografis tertentu. Setelah Geo-fencing diatur, lingkaran akan terlihat di sekitar ikon alat berat Hyundai pada peta, jika mesin dipindahkan di luar batas Geo-fencing, maka alarm  akan dipicu dan peringatan akan disampaikan HiMATE kepada kita. Seluruh Fitur keamanan ini akan melindungi Alat Berat Hyundai dari pencurian ataupun penggunaan yang tidak sesuai dengan program yang telah direncanakan.

Dengan semua fitur tersebut, Yonathan menyimpulkan, Hi-MATE sangat membantu para pemilik alat berat Hyundai untuk memonitor  seluruh armada alat berat mereka sepanjang waktu, kapan pun dan dimanapun mereka berada, dengan cukup mengklik ponsel atau laptop kita. Penggunaan yang sangat nyaman dan mudah, untuk memantau Alat Berat Hyundai cukup masuk ke situs web HiMATE atau aplikasi seluler di Android.

HiMATE memberikan informasi detail dan comprehensive mengenai Alat Berat Hyundai serta sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan dan meningkatkan efisiensi kerja mesin yang digunakan.

Untuk pasar di Indonesia, Hyundai Construction Equipment Asia (HCEA) memberikan layanan HiMATE Mobile System secara gratis selama 5 tahun, dan setelah masa 5 tahun selesai para pemilik alat dapat terus berlangganan dengan cara melakukan register berlangganan dengan beberapa paket tertentu untuk periode waktu sesuai dengan kebutuhan masing-masing. HiMATE adalah salah satu keunggulan alat berat Hyundai yang dihadirkan sesuai dengan kebutuhan pasar dan perkembangan bisnis di era teknologi digital khususnya pada masa revolusi industri 4.0 sekarang ini. @

237 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Itulah tadi informasi mengenai HiMATE – HYUNDAI Remote Management System dan sekianlah artikel dari kami excavatordoosan.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Rabu, 12 Agustus 2020
no image

Perlukah Industri Alat Berat Nasional Diproteksi? oleh - excavatordoosan.xyz

Halo sahabat selamat datang di website excavatordoosan.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Perlukah Industri Alat Berat Nasional Diproteksi?, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hydraulic excavator CASE yang diageni oleh PT Altrak 1978 (Foto: CASE)

Industri alat berat Indonesia tidak asing lagi dengan yang namanya krisis ekonomi. Dalam dua dekade terakhir, sedikitnya ada tiga gejolak ekonomi yang membuat industri yang padat modal ini kelimpungan. Pada saat krisis moneter (krismon) 1998, yang dipicu oleh gejolak nilai tukar mata uang Rupiah terhadap USD yang kemudian berubah menjadi krisis ekonomi, banyak pemain alat berat terpaksa gulung tikar. Beberapa dari mereka mengubah  komposisi kepemilikannya agar tetap eksis di pasar Indonesia.

Selang 10 tahun setelah itu (2008), gejolak ekonomi kembali terjadi karena efek dari krisis ekonomi global yang bermula dari kebangkrutan beberapa lembaga pemberi pinjaman seperti  Lehman Brothers di Amerika Serikat, yang memberikan dana kepada para peminjam yang sebenarnya tidak mampu membayar. Dalam tempo singkat krisis itu menjalar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Namun, kedua badai ekonomi itu sudah menjadi sejarah masa lalu, yang menjadi pelajaran berharga bagi kondisi masa kini.

Memasuki tahun 2020, dunia digentarkan oleh wabah penyakit mematikan, Covid-19, yang menjalar liar ke berbagai penjuru dunia dengan gejala-gejala yang tidak kasat mata. Celakanya, hingga kini para ahli belum temukan vaksin untuk menangkis virus yang mematikan ini. Serangan Covid-19 memaksa warga dunia mengurung diri di dalam rumah selama berbulan-bulan, menjaga jarak fisik (social distancing) dan masih banyak lagi "tabu" sosial lainnya. Kondisi tersebut membuat kegiatan ekonomi berhenti, termasuk pengerjaan berbagai proyek yang mengandalkan aplikasi peralatan berat.

Meski sejak awal Juni 2020 Pemerintah Indonesia sudah melonggarkan aturan-aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dengan memberikan kesempatan pada sejumlah besar industri untuk kembali beraktivitas dengan protokol kesehatan yang ketat, namun kondisi perekonomian Indonesia belum menunjukkan perubahan signifikan. Pasar alat berat/konstruksi, misalnya belum juga menunjukkan peningkatan.

Ketua Hinabi, Jamaluddin, mengakui krisis ekonomi global 2020 yang dimantik oleh pandemi Covid-19 ini memiliki magnitude yang lebih luar biasa dibandingkan krisis 1998 dan 2008. "Kami cukup waspada," ujarnya saat menjadi pembicara dalam acara Zoom Webinar Equipment Indonesia, Rabu (1/7/2020).

Sebelum wabah Covid-19 merebak, Hinabi sudah memproyeksikan kebutuhan alat berat pada tahun 2020 akan turun. Namun, menurut Jamaluddin, pandemi ini membuat kondisinya makin suram. Produksi alat berat di Indonesia pada 2019 hanya 6.060 unit, turun 24% dari 7.981 unit pada 2018. Proyeksi awal Hinabi untuk produksi alat berat tahun 2020 ini turun sekitar 7%. Namun, setelah muncul Covid-19, diprediksikan penurunannya mencapai 52%, masing-masing 45% dampak Covid-19 dan 7% proyeksi di rencana awal.

Penurunan produksi alat berat oleh industri dalam negeri merupakan dampak ikutan dari penghentian sejumlah besar proyek pembangunan infrastruktur dan gejolak harga komoditas tambang, khususnya batu bara. Dalam kondisi saat ini, banyak proyek konstruksi sektor swasta yang ditunda atau bahkan dihentikan sama sekali karena dianggap tak lagi visible. Seperti proyek pembangunan mal atau properti.

Sebetulnya kondisi krisis seperti saat ini menawarkan peluang bagus bagi bisnis rental. Kebutuhan peralatan dari kontraktor-kontraktor yang masih punya pekerjaan tetapi tidak mampu investasi alat sendiri dapat disuplai oleh jasa rental. Namun, pebisnis rental nasional harus bertarung dengan perusahaan-perusahaan rental asing.

Eka Kesia, dewan pembina Asosiasi Pengusaha dan Pemilik Alat Berat dan Konstruksi Indonesia (APPAKSI) mengakui saat ini banyak perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang menjalankan bisnis peyewaan alat berat di Indonesia. Padahal, harusnya, perusahaan asing tidak bisa menyewakan alat berat di sini.

Mantan Ketua APPAKSI, Syahrial Ong, yang kini aktif di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi, menyarankan lembaga-lembaga asosiasi-asosiasi terkait seperti Hinabi, APPAKSI, PAABI Hinabi dan PAABI beserta Kementerian Perindustrian dan BKPM harus duduk bersama dengan Kementerian PUPR untuk mengatur ekosistem industri alat berat secara keseluruhan.

Selama ini APPAKSI mengalami kesulitan karena ekosistem industri alat berat tidak diatur secara keseluruhan  oleh pemerintah. Akibatnya, yang dihadapi oleh APPAKSI di lapangan adalah tidak hanya adanya perusahaan PMA di bisnis penyewaan alat berat, tetapi proyek-proyek yang melibatkan kontraktor-kontraktor asing justru membawa alat sendiri dari luar. Kalau makin banyak alat asing yang masuk, apalagi kalau proyek-proyek besar dikuasai kontraktor-kontraktor luar, maka pemain-pemain lokal akan menjadi penonton atau pemain yang kurang diperhitungkan. Di sinilah pentingnya industri alat berat nasional dilindungi. EI

321 kali dilihat, 75 kali dilihat hari ini

Itulah tadi informasi mengenai Perlukah Industri Alat Berat Nasional Diproteksi? dan sekianlah artikel dari kami excavatordoosan.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Jumat, 07 Agustus 2020
no image

Dayasakti Tawarkan Dua Model Wheel Loader XGMA oleh - excavatordoosan.xyz

Halo sahabat selamat datang di website excavatordoosan.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Dayasakti Tawarkan Dua Model Wheel Loader XGMA oleh - excavatordoosan.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

PT Dayasakti Mitra Mandiri (DMM) menawarkan dua model wheel loader XGMA, yaitu XG935H dengan kapasitas bucket 1,8 meter kubik (tiga ton) dan XG955H dengan kapasitas bucket 3 meter kubik (5 ton). Sunarwi Gunadi, Direktur PT Dayasakti Mitra Mandiri, menjelaskan bahwa kedua Wheel Loader tersebut membidik segmen pasar yang berbeda. Wheel Loader XG955H, yang lebih bongsor, menyasar segmen pertambangan dan quarry yang besar. Sedangkan yang kelas 1,8 meter kubik (XG935H) membidik segmen industri, batu, pasir, perkebunan (kelapa sawit) dan lain-lain.

Dayasakti ditunjuk menjadi distributor Wheel Loader XGMA sejak awal tahun 2020. “Sejauh ini kami ditunjuk sebagai agen tunggal Wheel Loader untuk Indonesia. Kami berharap pasar semakin membaik, sehingga kami bisa mendapat penjualan yang semakin baik lagi,” Sunarwi Gunadi, Direktur PT Dayasakti Mitra Mandiri kepada Equipment Indonesia beberapa waktu lalu.

Sunarwi mengakui harga jual Wheel Loader XGMA sangat kompetitif dan didukung dengan layanan purna jual yang sangat bagus. Sunarwi menjelaskan keunggulan manajemen spare-parts dari pabrikan asal Cina ini. “XGMA memiliki sistem manajemen suku cadang terintegrasi sehingga semakin memudahkan dalam melayani kebutuhan para customer,” ungkapnya.

Harga spare-parts XGMA juga murah tetapi berkelas. “Suku cadang XGMA sudah menggunakan system barcode. Unit-unitnya juga menggunakan sistem barcode,” ujarnya. Sebagai distributor, PT Dayasakti Mitra Mandiri memastikan ketersediaan suku cadang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan para customer. “Kami sudah menyediakan suku cadang fast moving dan consumable parts untuk produk-produk Wheel Loader XGMA ini,” pungkasnya.

Xiamen XGMA Machinery Co. Ltd. atau yang lebih dikenal dengan XGMA adalah salah satu produsen alat berat terkemuka di Cina, yang  produk-produknya sudah diekspor ke berbagai negara, termasuk ke Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1951 dan menjadi perusahaan terbuka pada Desember 1993. Sebagai salah satu perusahaan manufaktur mesin-mesin konstruksi terbesar di Tiongkok, saat ini XGMA memiliki empat R&D dan basis produksi utama yang tersebar Xiamen, Sanming, Jiaozo dan Taian. XGMA termasuk perusahaan penting berskala besar di China yang memproduksi produk-produk seperti wheel loader, excavator, forklift dan masih banyak lagi. EI

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi PT Dayasakti Mitra Mandiri:

Tel      : (+62-21) 2214 8889, 22148087

M        : (+62) 811 1668 743

 

423 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Itulah tadi informasi mengenai Dayasakti Tawarkan Dua Model Wheel Loader XGMA oleh - excavatordoosan.xyz dan sekianlah artikel dari kami excavatordoosan.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Selasa, 28 Juli 2020
no image

Kiprah Dayasakti di Bisnis Distribusi Alat Berat oleh - excavatordoosan.xyz

Halo sahabat selamat datang di website excavatordoosan.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kiprah Dayasakti di Bisnis Distribusi Alat Berat oleh - excavatordoosan.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bermula dari bisnis komponen dan suku cadang untuk alat berat, PT Dayasakti Mitra Mandiri (DMM) terus mengembangkan bisnisnya hingga ditunjuk sebagai sole agent dari worldwide company, Xiamen XGMA International Trade Co. Ltd. China dan TGP Hydraulic Breaker asal Korea Selatan.

Senin, 27 Juli 2020
no image

Kiprah Dayasakti di Bisnis Distribusi Alat Berat oleh - excavatordoosan.xyz

Halo sahabat selamat datang di website excavatordoosan.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kiprah Dayasakti di Bisnis Distribusi Alat Berat oleh - excavatordoosan.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bermula dari bisnis komponen dan suku cadang untuk alat berat, PT Dayasakti Mitra Mandiri (DMM) terus mengembangkan bisnisnya hingga ditunjuk sebagai sole agent dari worldwide company, Xiamen XGMA International Trade Co. Ltd. China dan TGP Hydraulic Breaker asal Korea Selatan.

Minggu, 26 Juli 2020
no image

Doosan Akan Melepas Sahamnya di Doosan Infracore oleh - excavatordoosan.xyz

Halo sahabat selamat datang di website excavatordoosan.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Doosan Akan Melepas Sahamnya di Doosan Infracore oleh - excavatordoosan.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hydraulic excavator Doosan (ilustrasi)

Doosan Group dilaporkan berencana untuk menjual sahamnya pada produsen alat konstruksi Doosan Infracore untuk mengumpulkan dana guna melunasi pinjaman. Rencana itu tidak termasuk Doosan Bobcat, produsen peralatan konstruksi (compact equipment) yang berbasis di AS. Jumlah saham Doosan Infracore di Doosan Bobcat sebesar 51,05 persen.

Sebagai dilaporkan pulsenews.co.kr (16/6), Doosan Heavy I&C, produsen peralatan listrik terkemuka Korea, menerima pinjaman 3,6 triliun won dari perbankan pemerintah dalam beberapa bulan terakhir setelah memberikan bantuan besar-besaran kepada anak usahanya yang bergerak di bidang engineering, Doosan Engineering & Construction Co., yang menderita kerugian besar karena bisnis real estate yang tidak terjual. Disebutkan bahwa Doosan Heavy I&C mengalami masalah keuangan di tengah kelangkaan pesanan baru setelah pemerintah membatalkan proyek-proyek termal dan reaktor baru sebagai bagian dari rencana energi baru untuk menghapus penggunaan bahan bakar fosil dan nuklir.

Doosan Heavy I&C menguasai 36,27% saham Doosan Infracore, satu-satunya sumber penghasilan yang dimiliki grup Doosan pada produsen peralatan konstruksi dan diesel engine itu. Sisanya adalah saham bebas dan dipegang oleh berbagai investor institusi, individu dan asing. Berdasarkan harga saham Doosan Infracore pada pertengahan Juni, harganya bisa bernilai AS$ 660 juta.

Sebagai jaminan atas langkah bail out negara itu, Doosan Group telah berjanji untuk mengamankan 3 triliun won melalui penjualan aset. Grup tersebut sejauh ini telah mengejar penjualan aset-aset non-inti termasuk Doosan Solus Co, baterai tembaga fosil dan pembuat bahan OLED; Doosan Mottrol, pembuat komponen hidrolik; dan Doosan Tower. Namun, proses penjualan dilaporkan terhenti karena perbedaan harga.

Doosan Group sampai sekarang dilaporkan telah menolak tekanan dari para kreditor untuk menjual Doosan Infracore dan Doosan Bobcat. Para analis mengatakan Doosan Infracore, dengan kapitalisasi pasar 1,3 triliun won, adalah target utama bagi banyak investor strategis. Namun, beberapa analis meragukan ketertarikan para investor jika tidak termasuk Doosan Bobcat, yang menyumbang 62,9 persen dari laba operasi konsolidasi Infracore tahun lalu. EI

249 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Itulah tadi informasi dari daftar poker pulsa mengenai Doosan Akan Melepas Sahamnya di Doosan Infracore oleh - excavatordoosan.xyz dan sekianlah artikel dari kami excavatordoosan.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Jumat, 24 Juli 2020
no image

Tren Investasi Alat Berat di Kalimantan Timur oleh - excavatordoosan.xyz

Halo sahabat selamat datang di website excavatordoosan.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tren Investasi Alat Berat di Kalimantan Timur oleh - excavatordoosan.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Tren pembelian alat berat belakangan tidak lagi mengutamakan brand tetapi yang lebih penting adalah ketersediaan unit-unit baru yang proses dan delivery-nya cepat, performanya prima,  serta dukungan purna jual bagus.

Main Post

Quick Message
Press Esc to close